Digital di Era Milenial

Globalisasi merupakan perkembangan zaman secara menyeluruh dari berbagai aspek. Revolusi dari zaman ke zaman hingga ke tahap peradaban manusia seperti sekarang ini, adalah salah satu keberhasilan ilmu pengetahuan yang mengubah dunia. Tahapan demi tahapan teknologi terlalui sehingga menuju ke teknologi modern atau yang sering kita kenal dengan teknologi digital.

Thomas L Friedmen membagikan globalisasi ke dalam tiga tahapan, yaitu globalisasi yang menggunakan teknologi tenaga kuda, tenaga uap, tenaga angin dan tenaga air. Tahapan ini disebut tahapan globalisasi 1.

Selanjutnya tahapan kedua menggunakan teknologi mesin, karena pada masa tersebut atau tepatnya pada abad ke 18 lahirnya revolusi industri dan dinamakan dengan tahapan revolusi 2. Pada masa itu perusahaan adalah penggerak utama untuk merubah yang manual menjadi mekanik.

Kemudian masuklah ke tahapan ketiga atau globalisasi 3 yang mana kehidupan manusia diwarnai dengan menggunakan teknologi digital. Pada masa ini dunia terasa menjadi kecil, yang jauh menjadi dekat, yang tersembunyi menjadi nampak, bisa berkomunikasi dari berbagai arah tanpa penghalang ruang dan waktu. Bahkan ada yang menyebutkan bahwa globalisasi sekarang sudah ke era 4 yang mana segala peradaban manusia sudah dikuasai oleh dunia virtual atau dikenal dengan nama internet of things.

Lebih lanjut, Steve Jobs pernah mengatakan bahwa “Akan terjadi masa transisi di mana komputer akan menjadi alat komunikasi yang baru, dan komputer menjadi stasiun di mana pengguna mencurahkan semua isi pikiran dan perasaannya, maka kita dapat mengetahui orang itu seperti apa hanya dengan menanyai komputer yang ia gunakan semasa hidupnya”.

Zaman akan berubah seiring berkembangnya ilmu pengetahuan. Perkembangan ilmu pengetahuan melahirkan ambisi manusia menciptakan sesuatu di luar nalar yang mematahkan teori-teori klasik. Tidak ada lagi batasan di bumi ini untuk berkomunikasi, berjumpa, mencari informasi bahkan berbisnis pun sudah dijembatani oleh media yang kita sebut digital.

Zaman digital adalah zaman yang memberi kemudahan bagi manusia. Seolah tidak ada lagi hambatan bagi manusia dalam melakukan setiap aktivitas. Media digital bisa didapatkan di dalam komputer, smartphone dan rancangan teknologi lainnya yang selalu dibawa oleh manusia untuk memuaskan keinginannnya. Setiap sendi kehidupannya selalu ditemani oleh benda tak bernyawa dari yang berukuran segenggam tangan sampai sekecil biji bayam.

Generasi millenial sering kali terdengar dan sudah tidak asing saat ini. Yang biasa disebut Generasi Millenial adalah generasi yang lahir ditahun 1980 sampai tahun 2000’an. Istilah generasi millennial tersebut berasal dari millennials yang diciptakan oleh dua pakar sejarah dan penulis Amerika, William Strauss dan Neil Howe dalam beberapa bukunya.

Millenial selalu berkaitan dengan teknologi dan menjadi sorot utama pada saat ini, baik di media maupun di masyarakat. Disebut berkaitan dengan teknologi karena generasi ini open minded terhadap teknologi. Peran generasi millenial ini sangat besar di era digital, dengan kecanggihan smartphone mereka sudah bisa membuat berbagai konten dan bisa mengakses apa saja dengan mudah. Dengan ide-ide kreatif, mereka bisa memulai karirnya menjadi content creator, youtuber, dan juga membuka online shop. Sering kali banyak dari mereka yang sukses berkat kemajuan teknologi saat ini.

Berbicara mengenai kemajuan teknologi, Di era millenial ini majalah sudah bisa berbasis online atau yang biasa disebut dengan “Online Magazine” majalah ini tidak menggunakan bahan kertas melainkan dalam bentuk file yang dapat di akses dengan mudah oleh masyarakat melalui internet.

Secara sosio kultural media digital telah menghilangkan budaya jabat tangan, telah mengikis budaya sapaan.Dengan demikian, lambat laun sosialisasi secara fisik akan hilang dan manusia lebih bersifat individualisme. Hal yang demikian sering kita jumpai di sekeliling kita, banyak kita temui orang yang hanya menyimukkan jari-jemarinya dengan gadgettanpa menghiraukan keadaan sekitar. Sehingga seseorang akan lebih menikmati keberadaannya sendiri sekalipun berada diantara orang banyak.

Dalam penggunaan teknologi kita juga harus bisa memilih dan memilah konten yang benar. Namun masih sering kita jumpai masih banyak orang yang menyalah gunakan penggunaan teknologi. Misalnya dengan mengakses konten yang tidak benar yang bisa berdampak buruk tidak hanya pada dirinya melainkan bisa merugikan orang lain. Oleh karena itu sebagai generasi bangsa yang cerdas kita harus bisa memanfaatkan kemajuan teknologi dengan baik dan mengembangkan ide-ide kreatif dengan kemudahan teknologi yang ada, tepat dalam memilih media, cerdas dalam mencari informasi, dan cermat membagikan informasi. Gunakan media digital untuk mengenal orang lebih banyak dan untuk mengetahui dunia lebih luas. Zaman sudah membuka mata untuk melihat yang terhalang tembok besar, zaman sudah membuka telinga untuk mendengar yang terhalang gelombang udara. Era digital disiapkan untuk generasi millenial. Generasi yang mampu menembus jarak dan waktu

Masih banyak lagi pengaruh negatif media digital bagi generasi millenial, akan tetapi pengawasan adalah hal utama untuk menyelamatkannya. Dampingi mereka ketika menggunakan gadget dan batasi mereka berselancar di dunia maya. Sosialisasi dari dini dan kenalkan konten positif yang membawa kemajuan.

Leave a comment

Design a site like this with WordPress.com
Get started